Lover Curse OST Love and Rademption

                                                          


        


                                                               世间有太多太多欢乐

Shi jian you tai duo tai duo huan le
There are too many happiness time

Ada terlalu banyak waktu bahagia

等着我长大 用心智捕获
Deng zhe wo zhang da yong xin zhi bu huo
When I growing up using my heart to catch it

Ketika saya tumbuh dewasa menggunakan hati saya untuk menangkapnya

也有太多太多的恍惑

Ye you tai duo tai duo de huang huo
Also too many delusions

Juga terlalu banyak delusi

当你看着我 心就明了了
Dang ni kan zhe wo xin jiu ming liao le
At the time you looked at me, heart might understand

Pada saat Anda melihat saya, hati mungkin mengerti

期待过 失望过
Qi dai guo shi wang guo
Been expecting too been hopeless too

Sudah berharap terlalu putus asa juga

一次次 信念被命运掌掴
Yi chi chi xin nian bei ming yun chang guo
Again and again hopes slapped by the destiny

Lagi-lagi harapan ditampar oleh takdir

每一声都是我
Mei yi sheng dou shi wo
Every voices, all it’s me

Setiap suara, semua ini aku

累积的 爱不到的轮廓
Lei ji de ai bu dao de lun kuo
The accumulated of silhouettes that can’t love

Akumulasi siluet yang tidak bisa dicintai

不经一番心彻骨 怎知向何处
Bu jing yi fan xin che gu zen zhi xiang he chu
Without the direction where to go

Tanpa arah kemana harus pergi

深藏知觉于肺腑
Shen chang zhi jue yu fei fu
The deep consciousness in heart

Kesadaran yang dalam di hati

盼了又盼的归宿 原来是夙慕
Pan le pan you pan de gui su yuan lai shi su mu
The fate that I have been looking for at the end is an ordinary love

Nasib yang selama ini kucari pada akhirnya adalah cinta biasa

我从未虚度
Wo cong wei xu du
I never spent in vain

Saya tidak pernah menghabiskan dengan sia-sia

每多一分感动心就多一分辜负
Mei duo yi fen gan dong xin duo yi fen gu fu
Every times felt moved, it would let heart feel down

Setiap kali merasa tergerak, itu akan membuat hati merasa sedih

我蒙上眼睛让自己看清楚
Wo meng shang yan jing rang zi ji kan qing chu
I closed my eyes in order to make myself see clearly

Aku memejamkan mata untuk membuat diriku melihat dengan jelas

在拥抱之前先学会了放逐
Zai yong bao zhi qian xian xue hui fang zhu
Before hugging each other I should have learned about separation

Sebelum saling berpelukan seharusnya aku belajar tentang perpisahan

伤筋又动骨的痛苦
Shang jin you dong gu de tong ku
It’s so painful (as if pain to nerve engrave to bone)

Ini sangat menyakitkan (seolah-olah sakit saraf mengukir ke tulang)

如手 如足 如你 不可无
Ru shou ru zu ru ni bu ke wu
As if no limbs cannot do without you

Seolah-olah tidak ada anggota tubuh yang tidak bisa melakukannya tanpamu

在你寒眸清澈的角落

Zai ni han mo qing che de jiao luo
In your corner of clear cold eyes

Di sudut mata dinginmu yang jernih

有一片温和教我善与恶

You yi pian wen he jiao wo shan yu e
There is a warmness that teaching me good and evil

Ada kehangatan yang mengajariku kebaikan dan kejahatan


长于世间的大多因果

Chang yu shi jian de tai duo yin guo
Most of the cause and effect grown in the world

Sebagian besar sebab dan akibat tumbuh di dunia

却没有一种如你我斑驳
Que mei you yi zhong ru ni wo ban bo
But there is no one as mottled as you and me

Tapi tidak ada yang berbintik-bintik seperti Anda dan saya

这执念似飞蛾 向远方刀山火海扑腾著
Zhi zi nian yi fei e xiang yuan fang dao shan huo hai pu teng zhe
This obsession is like a moth that flying high and far dare to undergo the severe pain

Obsesi ini seperti ngengat yang terbang tinggi dan jauh berani menanggung rasa sakit yang hebat

每一步都是我 退却的 未出口的承诺
Mei yi bu dou shi wo tui que de wei chu kou de cheng nuo
Every step is my unrequited promise of retreat

Setiap langkah adalah janji saya yang tak berbalas untuk mundur

不经一番心彻骨 怎知向何处
Bu jing yi fan xin che gu zen zhi xiang he chu
Without the direction where to go

Tanpa arah kemana harus pergi

深藏知觉于肺腑
Shen chang zhi jue yu fei fu
The deep consciousness in heart

Kesadaran yang dalam di hati

盼了又盼的归宿 原来是夙慕
Pan le pan you pan de gui su yuan lai shi su mu
The fate that I have been looking for at the end is an ordinary love

Nasib yang selama ini kucari pada akhirnya adalah cinta biasa

我从未虚度
Wo cong wei xu du
I never spent in vain

Saya tidak pernah menghabiskan dengan sia-sia

每多一分感动心就多一分辜负
Mei duo yi fen gan dong xin duo yi fen gu fu
Every times felt moved, it would let heart feel down

Setiap kali merasa tergerak, itu akan membuat hati merasa sedih

我蒙上眼睛让自己看清楚
Wo meng shang yan jing rang zi ji kan qing chu
I closed my eyes in order to make myself see clearly

Aku memejamkan mata untuk membuat diriku melihat dengan jelas

在拥抱之前先学会了放逐
Zai yong bao zhi qian xian xue hui fang zhu
Before hugging each other I should have learned about separation

Sebelum saling berpelukan seharusnya aku belajar tentang perpisahan

伤筋又动骨的痛苦
Shang jin you dong gu de tong ku
It’s so painful (as if pain to nerve engrave to bone)

Ini sangat menyakitkan (seolah-olah sakit saraf mengukir ke tulang)

不可诉
Bu ke su
Cannot be against

Tidak bisa melawan

如果平庸而不碌 执迷也得悟
Ru guo ping yong er bu lu zhi mi ye de wu
If ordinary and pace slower, realized the obsession

Jika biasa dan langkahnya lebih lambat, sadari obsesinya

是否会少点错付
Shi fo hui shao dian cuo fu
could lessen the silly mistakes

bisa mengurangi kesalahan konyol

命运是我的肋骨 你长在痛处
Ming yun shi wo de lei gu ni chang zai tong chu
The destiny is my rib and you are growing in my pain

Takdir adalah tulang rusukku dan kamu tumbuh dalam kesakitanku

爱难得糊涂
Ai nan de hu tu
Love is very confusing

Cinta itu sangat membingungkan

从青涩到深刻有几多格格不入
Cong qing se dao shen ke you ji duo ge ge bu ru
From young and inexperience to experience how many that not qualified

Dari muda dan tidak berpengalaman untuk mengalami berapa banyak yang tidak memenuhi syarat

我们的心魔就有多么相熟
Wo men de xin mo jiu you duo mo xiang shu
How familiar our inner devils to each other

Betapa akrabnya iblis batin kita satu sama lain

在自由之前先选择了盲目
Zai zi you zhi qian xian xuan ze le mang mu
Choose the blind before freedom

Pilih orang buta sebelum kebebasan

慢热到冷酷的幸福
Man re dao leng ku de xin fu
From warm to cold happiness

Dari kebahagiaan hangat ke dingin

如火 如荼 如我 不可输
Ru huo ru tu ru wo bu ke yu
wildfire as me who cannot lose

api seperti saya yang tidak bisa kalah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
 10 Hal yang Nggak Pernah Ibu Kasih Tau ke Kamu


“Kamu jangan pulang malam-malam ya, Nak.”

“Dimakan dulu makanannya.”

“Nak kamu di mana? Pulang, udah malam.”

Kalo ada yang bertanya apakah di dunia ini ada malaikat, jawabannya ada. Dia adalah ibu.

Udah nggak kehitung kasih sayang yang diberikan ibu untuk kita terhitung sejak kita berupa janin hingga detik ini bernapas. Mungkin kalo kasih sayang itu dikenain tarif, seumur hidup kamu bekerja pun nggak akan sanggup buat membayarnya.

Sesungguhnya, di balik kecerewetan dan kebawelan ibumu yang sering banget bikin kamu nutup telinga dan bales bilang, “Apa sih, Bu? Bawel banget deh.” Ada beberapa hal yang nggak pernah beliau kasih tau ke kamu. Kenapa? Karena seorang ibu hanya ingin anaknya bahagia tanpa perlu tau penderitannya.

Dan, sebagai anak yang berusaha berbakti, udah pasti hal-hal di bawah ini harus kamu catat agar kamu tau isi hati dan perjuangan seorang ibu dalam mencintaimu.
Kamu Membuatnya Menangis
Ibumu menangis ketika menyadari bahwa ia sedang mengandung kamu. Ia menangis ketika kamu muncul di dunia ini untuk pertama kalinya. Ia menangis ketika pertama kalinya melihat senyummu. Ia menangis bahagia dalam ketakutannya.

Itu baru beberapa hal kesekian yang membuat ibumu menangis. Percaya atau nggak, ikatan batin antara ibumu dengan denganmu itu erat banget, terlebih kalo kamu perempuan. Ibumu bisa merasakan sakit dan bahagia yang kamu rasakan dan membaginya bersamamu, meskipun kamu nggak menyadarinya.

Buatlah ibumu menangis bahagia dengan segudang prestasi dan pencapaian, bukan dengan sifat ngelawan atau tindakan bodoh yang bikin beliau menangis menderita.

Ibu Ingin Makanan Terakhir
Setiap kali makan bersama dan ada makanan terakhir yang tersisa, sebenarnya ibumu ingin sekali memakannya. Tapi ketika ia melihat kamu menatap makanan itu dengan mata bersinar dan menggigit bibir, ia segera mengurungkan niatnya untuk memakan itu.

Ibumu sangat tau betul, itu akan membuatnya bahagia ketika melihat kamu melahap makanan terakhir itu dengan wajah semringah sambil tersenyum ke arahnya.

“SAKIT!”
Ya, jerit kesakitan itu mungkin nggak pernah kamu dengar seumur hidup. Ketika kamu masih kecil, menjambak rambutnya, mencakar pipinya, menggigit puting susunya ketika kehausan. Dan yang paling menyakitkan adalah ketika kamu dilahirkan, seluruh tulang rusuknya terasa remuk. Rasa sakit itu ditahannya demi kamu lahir dengan selamat. Semua jeritan itu nggak pernah kamu dengar kan? Bahkan ketika kamu ngelawan dan membentak dia.

Masih pengin membuat ibumu berteriak sakit setelah tau semua itu?

Ibu Selalu Takut
Kamu tau ibumu selalu takut tapi bisa berubah menjadi orang yang sangat berani? Inget ketika kamu punya masalah dengan orang lain, dan dia yang menghadapinya? Dia selalu menjaga dan melindungimu tanpa peduli ketakutan yang menggerogoti pikirannya.

Ibumu selalu khawatir ketika kamu sedang nggak di rumah dan jauh darinya. Beliau duduk di kasurmu dan memperhatikan bekas tubuhmu di sana, mengusapnya dengan tatapan khawatir, kemudian menunggumu pulang di samping pintu. Ketika kamu pulang, ada rasa lega yang luar biasa yang menghangat di dalam dadanya.
Your mom always loves you more than you ever think.

Ibumu Tau Dia Tidak Sempurna
Pejamkan mata kamu, lalu bayangkan wajah beliau yang sedang tersenyum dan berkata dengan lirih. “Maaf, ibu tidak sempurna untukmu, Nak.”

Bagian terberat seorang ibu adalah berusaha menjadi sempurna untuk buah hatinya. Ibu paham betul kamu pasti menginginkan seorang mama yang sempurna, tapi ia tidak bisa menghindari kesalahan. Untuk itulah dia selalu memberikan yang terbaik untukmu. Menjadi seorang ibu, teman, sahabat, sekaligus malaikat penjagamu. Yang takkan pernah meninggalkanmu sampai batas waktu.

Kamu mungkin nggak pernah sekali pun terlintas bahwa bahagiamu berasal dari napasnya yang terisak di tengah tangis saat mengucap namamu dalam doa. Meminta Tuhan agar kamu selalu diberi kebahagiaan.




Ibu Melihatmu Saat Kamu Tertidur
Saat kamu tidur pun, ibumu masih memperhatikanmu dari balik pintu kamar. Kemudian ia melangkah dengan pelan ke arahmu untuk memasang selimut dengan hati-hati dan mengecup keningmu dengan cinta. Hanya untuk memastikan kamu bermimpi indah dan baik-baik saja.

Ibumu nggak pernah bisa tidur tenang selama kamu belum bisa terpejam. Ingat ketika kamu sakit? Tengah malam ia duduk di sampingmu untuk mengkompres kepalamu berharap demammu turun. Bahkan, ketika ia tidak sengaja tertidur pun, ia masih memikirkanmu dalam mimpinya.

Ibu Menangis Ketika Kamu Menangis
Adalah sebuah hal yang menghancurleburkan hatinya ketika melihatmu menangis. Nggak ada suara yang terdengar seperti isakanmu, atau sebagaimana air matamu yang menetes dengan wajah sembab. Ibumu menangis dalam batinnya.

Ibu akan melakukan hal apapun yang ia sanggup demi membuatmu berhenti menangis. Dan apabila hal itu gagal. Jeritan dalam diamnya akan lebih gemuruh dari petir kala hujan, sebab hatinya hancur menjadi miliaran serpihan. Jauh lebih sakit dari sakit yang menjadi alasan kamu menangis.

Ibu Selalu Menomorsatukan Kamu
Siapa lagi yang ibumu nomorsatukan selain kamu? Ada yang bisa menjawab?

Apakah kamu tau ibumu menyediakan seharian waktunya untuk mencari apa yang kamu butuhkan sampai dapat, tanpa mempedulikan rasa lelahnya. Keesokan harinya saat ibumu bangun dari tidur pun, ia akan melakukannya lagi dan lagi, karena kamu sangat berarti untuk hidupnya. Kamu lebih berarti dari segalanya.

Sedangkan kamu, diminta tolong hal ringan saja enggan, bahkan mengeluh capek.

Ibu Berjanji Merawatmu Seumur Hidup
Pernah denger kalimat “Anak adalah titipan Tuhan?” Sebab itulah kamu adalah anugerah terindah yang pernah dimiliki ibumu. Kamu hidup dari separuh nyawanya.

Bayangkan, dia memiliki dua badan ketika kamu pertama kali hadir di dunia ini. Tubuh yang ia rawat dengan baik dengan tulusnya ia rela rusak demi kamu. Perutnya yang langsing perlahan membuncit. Makanan yang dia makan nggak lain dan nggak bukan adalah untuk kehidupanmu selama di dalam rahim. Pergerakannya terbatas seiring kamu yang membesar.

Dan saat kamu hadir di dalam di dunia ini untuk bernapas pertama kali, dalam air mata bahagianya, dengan kesungguhan cintanya dia berkata. “Aku berjanji merawatmu seumur hidupku.”

Ibu Mencintaimu Lebih Dari Siapapun di Dunia Ini
Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan paling melelahkan yang gak pernah dibayar. Apalagi yang ibumu butuhkan selain senyum bahagiamu? Kamu menangis, kamu terluka, dan kamu gagal, semuanya ibumu rasakan berpuluh –bahkan beratus kali lipat.

Dia mencintaimu lebih dari siapapun di dunia ini. Dia selalu menganggapmu peri kecilnya. Lagipula siapa emang yang mau ngurusin kamu sejak dalam kandungan sampai saat ini selain dia? Gak ada.

Betapa nggak tau dirinya kalo kamu nggak cinta sama ibumu. Kalo nggak ada dia, kamu nggak akan berani ngebayangin nasib kamu sekarang kayak gimana. Entah mati kelaparan, jadi gelandangan, atau lebih mengenaskan dari itu.

Oleh karena itu, jelaskan dan biarkan ibumu tau bahwa kamu cinta padanya. Itu adalah salah satu kalimat paling membahagiakan dalam hidupnya. Sebelum terlambat. Sebelum waktu nggak memberikan kesempatan untuk kamu mengucapkannya.

Semoga tulisan ini dapat menyadarkan kamu bahwa sudah sepantasnya kamu nggak ngelawan terhadap beliau. Cintailah ibu melebihi dari siapapun di dunia ini. Karena, tanpanya, kamu nggak akan pernah ada di dunia ini.

I love you, Mom.

Happy Mother Day
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Kesan Dari Film Alangkah Lucunya Negeri ini

Pertama sih saya agak gak berminat menonton film ini karena saya pikir mungkin membosankan tapi karena jadwal liburan yang panjang jadi iseng aja download. Ok yang dibahas secara spesifik di film ini adalah tentang pendidikan di Indonesia. Diceritakan ada seorang laki-laki sarjana management yang bernama Muluk, sedang mencari pekerjaan namun ia tak dapat menemukannya.Bahkan saya sampai tertawa saat ada iklan di Koran yang menyatakan bahwa ada seorang wanita bule sedang mencari calon suami yang minimal sarjana agama atau suku bebas asalkan berpenghasilan ya ampun ini nyari suami atau karyawan sih. Kembali lagi ke Muluk nah akhirnya Mulik ini bertemu dengan salah seorang anak yang bekerja sebagai pencopet akhirnya Muluk dan ketua dari anak-anak pencopet itu bekerja sama untuk membangun bisnis. Si Muluk mendapatkan bagian 10% yang sebagian uangnya digunakan untuk nabung dan buka usaha dari hasil nyopet sempet bikin kaget juga ternyata bisa beli sepeda motor. OMG ini nyopet apa ngerampok ya?.


Nah Abahnya si Pipit Haji Rahmat (temen abahnya si Muluk ) minta Muluk ngajak Pipik kerja bareng dia padahal abahnya si Pipit gak tau kerjanya si Muluk apa? Akhirnya Pipit bekerja sebagai guru agama dan syamsul seorang sarjana pendidikan menjadi guru kewarganegaraan sedangkan si Muluk sebagai pengembangan manusia. Nah anak-anak itu nanya kalau orang berpendidikan nyopetnya gimana?malah dijawab dari brankas dari Bank . Pencuri yang berpendidikan itu bukan disebut pencopet tapi Koruptor nih anak-anak malah pingin jadi koruptor. Yang saya lucukan ada salah satu caleg dari partai asam lambung itu partai atau nama penyakit ya?.


Disini terdapat banyak kelucuan dan juga pelajaran di saat Abahnya Pipit, abahnya Muluk dan abahnya Rahma (calon istrinnya Muluk) sedang berkunjung ke tempat kerja mereka barulah orang tua mereka tau kerjaan mereka sebenarnya. Dan ada sciena yang saat Haji Rahmat ingin membaca do’a Bos copet dating mereka bertiga langsung berpegangan tangan :D . Akhirnya mereka pulang dengan rasa kecewa, mereka menangis tersedu-sedu meminta ampun kepada ALLAH dan akhirnya si Pipit dan Muluk berhenti dari pekerjaan itu. Endingnya Muluk menyerahkan tabungan sebesar Rp 21.000.000 dan sepeda motor kepada bos pencopet dan menyarankan anak-anak untuk mengasong.Namun saat mengasong mereka dikejar satpol PP dan Muluk yang ada disana saat kejadian langsung membela mereka. Muluk bertanya ,”kenapa anak-anak yang bekerja dengan halal harus ditangkap?kenapa gk koruptor aja yang kalian tangkap?” . Satpol PP nya menjawab,  “soalnya koruptor tidak mengganggu lalu lintas?”.Dan akhirnya Muluklah yang ditangkap  oleh satpol PP.



Haha sungguh miris pendidikan di Indonesiaku, mereka yang kaya bertambah kaya yang miskin malah bertambah miskin. Korupsi memelaratkan rakyat, menyengsarakan rakyat tapi lihatlah penjara koruptor malah lebih mewah dari hotel sedangkan pencuri ayam seharga Rp 40.000 saja harus berisi 19 orang. Masa depan koruptor setelah bebas itu cerah coba kalau pencuri kecil udah hidup aja masih untung. Ada sebuah dialog yang membuat hati saya terenyuh mendengarnya dikatakan pendidikan itu penting kalau ada koneksi. Dan itu benar-benar terjadi dalam kehidupan saya.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Si Mawar Berduri  Menyukai Kembali

Karena banyak kegiatan jadi lama gak ngepost nih. Jangan Tanya kegiatan aku apa?. Tapi kalau ada yang nanya terpaksa aku jawab. Kegiatan pertamaku adalah UNAS tingkat SLTA yah kalian tau kan kalau UNAS sekarang gimana apalagi sekolah ku mengguakan CBT alias ujian berbasis computer. Bisa ngebayangin kan liat layar monitor dengan jangka waktu yang cukup lama aja udah bikin mata perih apalagi liat soal-soalnya tambah perih banget. Jadi aku harus banyak belajar. Alhasil kata temen-temen sih memuaskan tapi menurutku kurang karena tidak memenuhi target. Bukannya gak bersyukur tapi masih kurang puas aja (emang apa bedanya ya). Ok kali ini aku akan nge-post tapi aku bingung mau kasih judul apa jadi aku putuskan memberinya nama “ Si Mawar berduri  menyukai kembali “ . Itu karena aku meenyukai bunga mawar. Ok let’s go ikuti dramanya eh maksudnya ceritanya.

Tiap remaja mempunya cerita masa putih abu-abu masing-masing.  Kenapa menyukai kembali emangnya menyukai apa atau siapa? Yah dia menyukai kumbang yang telah membuatnya tergores. Sebenarnya ada 3 orang laki-laki yang mewarnai masa putih abu-abuku namun yang paling berkesan meninggalkan cerita ada dua orang tapi yang akan kuceritakan ini yang paling sangat berkesan.
Ini berawal saat aku masih kelas 10 SMK, ada seorang cowok yang gak begitu penting sebut saja TB. Nah TB ini anak seorang yang cukup terhormat di sekolahku , anaknya salah satu guru. Dia itu lumayan tinggi, putih, cakep dan wajahnya agak kearab-arab an gitu. Sebenarnya cowok ini gak begitu menarik perhatianku karena aku udah suka banget sama someone, tapi karena wajahnya mirip sama ayahnya jadi nih anak jadi perbincangan aku dan teman-teman. Dia itu anak pindahan entah darimana aku lupa nama sekolahnya. Dia dan gengnya biasanya nongkrong di parkiran belakang sekolah pas udah mau bel baru nih anak dan gengnya menuju kelasnya. Mungkin udah hal biasa kalau anak cowok suka nongkrong di parkiran takut sepeda motornya kenapa-napa mungkin ya.
Tiap kali nih anak mau ke kelasnya pasti dia dan rombongannya ngelewatin kelas aku. Dan tiap pagi aku dan Risa (sahabatku) duduk di teras depan kelas ku. Nih anak pasti nunduk kalau ketemu cewek entah apa yang dia rasa atau dia pikirkan, gak kaya rombongannya yang sok ganteng, sok cool, sok keren tapi emang mereka cakep-cakep sih :D . Aku dan Risa malah penasaran sama nih anak terus aku bilang, “ Heh Ris, lek pean pacaran ambek arek iku ya opo?”. Risa jawab, “ Paleng arek.e nunduk tok da “. Gelak tawa langsung mencuat yah TB kan terkenal alim, sopan, pendiam.
Dan anehnya tiap kali nih anak berpapasan sama cewek-cewek pasti dia ngalah lewat teras bawah dan selalu menundukkan pandangan. Yaelah kagak liat apa cewek-ceweknya pada cantik-cantik loh. Mungkin dia menjalankan perintah AL-Qur’an agar menundukkan pandangan saat bertemu dengan lawan jenis yang bukan mahramnya.Hmm tipe laki-laki yang cocok buat imam. Heh imam solat maksudnya.

Tepat saat semester 4 pada saat itu ada ujian semester nah waktu itu kita lagi ngomongin EBTA BTQ terus iseng-iseng aku bilang gini, “ Wah kalau TB pasti hafal tuh soalnya dia kan suka ngaji dan anaknya guru agama lagi”. Si Topek Jawab, “ Sing ndi se da arek.e “.
Aku, “ Yang anaknya putih, alisnya tebal itu “.
Reza, “ Ganteng gak arek.e ? “’
Aku, “ Lumayan tapi masih cakepan bapaknya “ .
Sejak saat itu namanya menjadi buah bibir di kelasku.
Saat pembagian rapot nah temenku Amin mau pulang bareng sama dia, yah aku suruh aja si Amin buat nyelidikin TB. Waktu nyampek rumah Amin gak cepet-cepet sms langsung aku yang sms. Katanya Amin, “ Yah da ini baru nyampek rumah masih mau nyopot baju “ . Haha sori sori deh min terus amin bilang gini ke aku (ini waktu Amin nanya ke TB) , “ Kamu udah punya pacar belom?) , TB jawab, “ Belum “.
Amin, “ Kenapa kok gk nyari “.
TB, “ Kalau nyari itu gampang yang penting sekolah dulu yang bener biar jadi guru “.
Oh men bener-bener cowok bener nih.
Sampai awal semester lima itu aku biasa-biasa saja sama nih anak gak ada feeling apa-apa. Sampai aku dapet Broadcast BBM, biasanya kalau ada bc-bc gini langsung aku hapus tapi gak tau kenapa malah aku buka dan setelah ku baca berisi namanya beserta pinnya. Wah wah mimpi apa aku ini. Paginya aku bilang ke temenku, “ Nia aku oleh bc berisi pinnya TB ”.
Nia, “ Invite aja da siapa tau bejo “. Aku langsung nyengir.
Pulang sekolah langsung aku invite nih TB dan langsung di ACC. Lama jadi kontak kok Cuma jadi kontak mati, kebetulan ada temenku yang flashdisknya bermasalah nah si TB kan anak TKJ tukang ngutek-ngutek jadi aku disuruh temenku buat nanya ke dia. Pas Nge-ping karena takut di Read doank jadi aku tambahin kalimat dibawahnya. Dan dia jawab. Oh my God nih anak ternyata enak diajak ngobrol. Chattingan itu bisa sampai jam 1 malam. Waktu chattingan yang dibahas sembarang mulai dari pelajaran, guru, TA , mengingatkan masing-masing untuk sholat sampai besok mau di ruang apa. Sangat menyenangkan ketika ngobrol bareng dia, dan dia juga mempercayai aku dengan bercerita tentang kisah cinta nya. Aku yang waktu itu sedang falling in love pada someone seakan merasakan hal itu. Aku langsung mendesak TB untuk mengungkapkan perasaannya pada gadis yang ditaksirnya.
Tapi sayangnya chattingan itu hanya bertahan tiga hari dan berakhir dengan tidak mengenakkan. Pada saat itu malam minggu aku lupa tanggal berapa tapi waktu itu sedang ada diklat broadcasting di sekolah. Waktu itu dia minta fotoku yang asli no edit (yah waktu itu lagi booming aplikasi B612). Aku langsung tersinggung yah secara meskipun wajahku pas-pas an aku masih mensyukuri nikmat ALLAH. Aku langsung marah sama dia , dia nanggepin dengan candaan tapi tau sendiri kan kalau aku lagi marah kaya apa. Aku terus-terus an memarahi dia, saat aku curhat ke Nanik, dia bilang , “ Ngene loh ida setiap arek duwe sifat sing gak kene senengi dadi pean kudu ngerti “. Bener juga sih aku langsung minta maaf ke TB, tapi sayangnya dia kayanya marah gak mau ngebales Cuma di Read doank.

Aku bahkan mau minta maaf secara langsung namun dia menolak menemuiku. Sampai kami lost kontak, dia men-DC ku. Aku minta tolong ke temen sekelasnya untuk menanyakan kenapa dia ingin lost kontak denganku. Katanya TB masih mikir dan keesoknya dia menjawab gini, “ Maaf aku sudah memikirkan perempuan lain dan aku tidak berani kontak-kontak an sama kamu “. What? . Aku kan gak minta TB untuk jadi pacarku, Cuma teman gak apa-apa kan tapi namanya orang kan beda-beda mungkin dia mau setia sama pacarnya.
Saat itu aku sedang mengedit video TKR  karena sumpek  ku edarkan pandangan sesaat dan aku melihat TB duduk di gazebo depan lab 6 bersama temannya, sepertinya dia sedang menunggu seseorang  kata nia, “ mungkin de’e ngenteni pean ida “.
Aku, “ Apa sih nia gak mungkinlah “.
Nia, “ Atau sedang menunggu pacarnya “
Aku, “  Masa sih dia kan gak mau pacaran sama satu sekolah “.
Kemudian aku kembali masuk ke lab beberapa saat kemudia ketika bel pulang berbunyi aku melihat TB jalan beriringan dengan seorang perempuan nampaknya anak pertanian.
Sebulan telah berlalu sejak ia memutuskan pertemanan denganku aku mulai menyendiri, mendengarkan lagu-lagu galau. Pokoknya serba pendiam sampai pada suatu hari waktu itu hari Kamis, di ruang D5 Risa mengatakan sesuatu padaku bahwa TB sudah punya pacar dia anak pertanian sebut saja SW. Aku masih gak percaya bukannya TB bilang gak akan pacaran sama satu sekolah. Ini bukti bahwa ia tidak mampu memegang kata-katanya. Yah aku harap aja semoga TB bahagia.

Hari-hari berlalu aku belum pernah melihat TB dan SW bersama sampai saat ada tes dari perusahaan Kalimantan setelah tes itu selesai aku besama teman-teman mau makan di IW namun aku tidak mau karena tepat pada saat itu aku melihat TB duduk bersama SW terlihat mesra sekali sampai dempet banget. Aku hanya duduk di pos herannya pas TB mau nganterin SW pulang kenapa sepedanya dinaiki di depanku padahal di sebelah lebih deket lebih luas dan spion kirinya dibenerin padahal aku ada disebelah kirinya. Dan saat aku dalam perjalanan pulang mereka turun didepanku :’( .
Hari-hari berlalu mereka selalu tampak berduaan terus di hadapan mataku, tiap hari lewat depan lab TI sampek-sampek kalau ada mereka Nanik bilang , “ ida “ sambil menunjuk ke arah mereka. Temen-temenku yang lain juga pada usil kaya Maya huh sebel. Tapi ngapain aku marah ya aku kan gk suka TB ?. Pernah suatu hari saat di kantin aku bersama teman-temanku ada TB mungkin dia melihatku makanya dia langsung menuju ke kopsis. Kata Nanda, “ Arek iku kok ngelirik sih da? “. Lama banget tuh anak gak pergi-pergi sampek ada segerombolan anak lewat dia lenyap ternyata TB menemui pacarnya posisinya pas di belakangku. Apa gak mati kutu aku heh?. Saat UAS ruanganku kan di C9 (bawah) dan dia C2 (atas) lah ngapain tiap hari lewat di depan ruangan aku bersama pacarnya emang gak ada jalan lain apa?.

Aku merasa sebel banget masa tiap kali ada aku dia deket-deketan sama pacarnya kaya manas-manas.i gitu jadi aku bales aja siapapun cowok yang waktu itu lagi jalan bareng sama aku langsung aku gandeng kaya Akbar, Demas, Anam haha. Dan gak Cuma sampai disitu aku terus melakukan pemanasan padanya kebetulan aku suka sama temen sekelasnya dan temen-temenku pada jail jadi mereka memoyok.i aku dengan sebut saja Gie. Dan pada saat ada TB mereka tambah lantang moyok.i nya. Haha biar tau rasa tuh orang gimana rasanya dipanas-panasi.
Pernah saat selesai Try Out kami berpapasan berdua, TB sedang membawa laptop dia tersenyum tapi aku gak tau dia senyum sama siapa ya nggk aku gubris padahal di belakang ataupun di depanku tidak ada orang Cuma aku doank masa dia senyum sama tembok. Terus habis itu dia update status gini , “ Orang yang senyum itu pasti akan dibalas dengan senyuman juga dan sebaliknya “. Apa maksudnya ya?.

Namun kasihan juga TB karena aku dengar dia ditinggal oleh pacarnya, katanya Nia, “ Mungkin dia kena karmanya ida “. Aku melihat dia terus-terus an merena sampai aku bertanya ke Risa, “ Ris opooh yoh arek iku kok terlihat murung tok “ . Risa menjawab, “ Lek wes wayah.e pean tak kandakno ida,saiki sek dorong pasti “. Saat itu kelas ku mengadakan rekreasi ke Yogyakarta hari terakhir (mau pulang, di depan Bakpia 25) , Risa bilang , “ Da pacar.e TB iku dinjaluk wong Sidoarjo “. Sontak aku kaget kasian banget si TB baru ngerasain pacaran udah ditinggal tunangan.

Saat ada bc dari teman sekelasnya ada nama dia namun aku tidak menginvitenya udah terlanjur kecewa sama sikap dan perkataanya yang tidak bisa dipegang. Saat wisuda aku ingin meminta maaf padanya namun ia terlihat sibuk berkemas aku langsung tak menghiraukannya lagipula saat itu aku sedang berfoto dengan someone. Kadang aku merasa berdosa karena telah membencinya selama satu tahun full andai aku tidak menginvitenya maka semua akan berjalan seperti biasa ada pepatah mengatakan Tak Kenal Maka Tak Benci seharusnya aku seperti itu terhadapnya. Pernah aku bilang bahwa daripada aku pacaran sama TB yang perkataannya tidak bisa dipegang lebih baik aku menunggu Gie meskipun dia cuek. Namun aku salah ternyata TB tidak lah kejam seperti Gie, TB memang meninggalkan aku demi perempuan yang lebih cantik namun ia tidak memacari Risa, Nanda, Nia, Ajeng , Nanik ataupun teman sekelasku atau temanku yang lain malah TB memilih perempuan yang tidak aku kenal sama sekali dan TB tidak pernah berkata kasar apalagi menghujatku dengan sembarangan malah aku yang terlalu membencinya. Saat aku mempunyai masalah dengan Gie baru aku menyadari bahwa aku salah menilai orang. Ingin rasanya aku minta maaf pada TB tapi aku takut dia benci padaku dan kalau minta maaf sekarang takutnya dia menyangka bahwa aku mencari dukungan. Namun oneday aku akan minta maaf padamu TB. Terima kasih telah memberikan arti bagi hidupku. Kau adalah cowok  pertama yang benar-benar menyentuh hidupku.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
14 Februari Hari Valentine atau Lahirnya PETA?
14 Februari banyak warga Indonesia yang merayakan valentine atau hari kasih sayang yang merupakan kebudayaan barat. Namun, warga Indonesia lupa bahwa tanggal tersebut juga memiliki sejarah yang besar bagi kemerdekaan Indonesia. 

Dikutip dari situs hari besar nasional indonesia.blogspot.com Pembela Tanah Air (PETA) adalah kesatuan militer yang dibentuk Jepang dalam masa pendudukan di Indonesia. 

Awalnya, PETA dìdirikan untuk kepentingan Jepang dalam mnghadapi pasukan sekutu. Namun akhirnya dibubarkan karena dianggap membahayakan kedudukan Jepang dan bersifat terlalu nasionalis.

Tanggal 14 Februari 1945, pasukan PETA di Blitar melakukan pemberontakan kepada jepang. Pemberontakan heroik ini benar benar mengejutkan Jepang. Pimpinan pasukan, Supriadi, hilang dalam peristiwa ini. 

Sumbangsih dan peranan tentara PETA dalam perjuangan melawan penjajahan Jepang demikian besar, begitu juga dalam kemerdekaan Indonesia. Sehingga, 14 Februari diperingati sebgai hari lahir PETA.

Fahrur Rozi, pengasuh pendok pesantren di Candipuro Lumajang sangat miris dengan banyaknya kaum muda yang lebih suka memperingati valentine dari pada memperingati hari PETA. Padahal, tanpa perjuangan dari tentara PETA, maka Indonesia tidak akan menikmati alam kemerdekaan.

"Ayo kita lawan peringatan valentine dengan peringatan hari lahir PETA, sehingga generasi muda Indonesia lebih mengenal sejarah bansanya dari pada sejarah negara lain," terang ustadz muda itu. (Yd/red)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Jika ia bukan jodohku

Jika ia bukan jodohku ya ALLAH pudarkanlah keindahan wajahnya dari pandanganku . Aku tak ingin mencintai orang yang salah , sungguh walaupun melupakannya sangat menyakitkan aku berusaha untuk sanggup.Gugurkanlah satu persatu dengan perlahan semua kenangan yang senantiasa melekat erat dalam ingatanku , karena jika semuanya terhapus dalam waktu sekejap , aku takut itu akan menyiksa diriku sendiri.Bantulah aku untuk mencabut perasaan tak biasa ini dari hatiku.Aku akan merasa bersalah dan mengutuki diriku sendiri jika ia yang kini bersemayam anggun dalam hatiku bukanlah qawwamku.Aku sadar itu tidaklah mudah karena akarnya terlanjur membumi di hatiku.

Ku mohon  jangan hadirkan sosoknya lagi dalam mimpi-mimpi malamku , karena itu hanya membuatku semakin berandai-andai dan lalai dari mengingat-Mu. Jauhkan sejauh yang kubutuhkan untuk menjadikan namanya terdengar biasa saja dipendengaranku karena sungguh atas perasaan ini aku tak mampu tenang bisa mendengar namanya. Jauhkanlah sejauh yang ku butuhkan untuk menjadikan wajahnya terlihat biasa saja  di netraku  karena sungguh atas perasaan ini hatiku tak bisa bergetar wajar bila memandang wajahnya.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
     Motivasi

Jika engkau sedang bersedih , jika engkau sedang berduka , jika engkau sedang terpuruk jangan biarkan hati dan pikiranmu larut dengan kesedihan yang kau rasakan saat ini. Dan jika engkau sedang bahagia hidup bergelimang harta maka janganlah terlalu bangga atas apa yang kau miliki saat ini.Sesengguhnya tiada duka dan kesedihan yang abadi sebagaiman tiada pula kesenangan yang abadi di dunia melainkan hanyalah bersifat sementara.
Jika hati tersakiti dengan pengkhianatan maka balaslah dengan doa yang baik.
Jika patah hati maka sambunglah dengan bermusahabah diri.
Janganlah kau mencintai orang yang tidak mencintaimu karena itu akan membuatmu terluka.
Janganlah kau mengharap orang yang tak menaruh harapan padamu karena kau akan merasakan sakit yang teramat.
Wanita itu butuh lelaki yang tegas bukan penindas.
Wanita itu butuh lelaki yang melindungi bukan over protektif.
Wanita itu butuh lelaki yang bertanggung jawab bukan pengobral janji.
Pacaran itu diawali dengan suka dan diakhiri dengan luka padahal udah tahu siklusnya kaya gitu masih aja belum kapok juga.
Jangan tangisi sebuah  perpisahan  ,  suatu saat kau akan berterima kasih karena hal itu telah membuatmu menjadi pribadi yang kuat .
Ketika ada orang yang menyakitimu janganlah membalas dengan menyakiti juga  , bersikaplah lebih  dewasa menghadapinya . Karena sakit yang engkau rasakan adalah pembelajaran untuk masa yang akan datang. Benar,  jika luka ditubuh dapat dengan mudahnya hilang namun luka di hati tetap menjadi  ingatan. Tetapi dengan keikhlasan hati akan mudah mengobatinya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Perbedaan antara suka , sayang dan cinta

Saat kau menyukai seseorang , kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri , saat kau menyayangi seeorang kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri ,saat kau mencintai seseorang kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan nyawamu.
Suka adalah saat menangis kau akan berkata , “ sudahlah jangan menangis “ , sayang adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya, cinta adalah saat ia menangis dan kau akan   membiarkannya menangis di pundakmu sambal berkata , “ mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama “.
Suka adalah saat kau melihatnya kau akan berkata , “ ia sangat cantik dan menawan “ ,sayang adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu bukan matamu , cinta adalah saat kau melihatnya kau akan berkata , “buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku”.
Pada saat orang yang kau suka menyakitimu kau akan marah dan tak mau bicara lagi padanya , pada saat orang yang kau sayang menyakitimu kau akan menangis untuknya , pada saat orang yang kau cintai menyakitimu engkau akan berkata , “tak apa dia hanya tidak tau apa yang ia lakukan”.
Pada saat kau suka kau akan memaksanya untuk menyukaimu , pada saat kau sayang kau akan membiarkannya memilih , pada saat kau mencintai kau akan menantinya dengan setia dan tulus.
Suka adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan , sayang adalah kamu akan menemaninya saat membutuhkan , cinta adalah kamu akan menemaninya saat bagaimana keadaanmu.

Suka adalah hal yang menuntut , sayang  adalah hal yang memberi dan menerima , cinta adalah hal yang memberi dengan rela.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Seseorang yang meninggalkanmu
Jangan tangisi Seseorang yang meninggalkanmu demi orang lain .Tapi belajarlah mengikhlaskannya agar dia tidak menjadi bayang-bayang langkahmu selanjutnya.
Kebodohannya melepaskanmu adalah kekuatan untukmu untuk melupakannya . Jangan membuatmu terlihat bodoh dan sengsara dengan terus mengingatnya dengan hati yang sakit.
Tersenyumlah karena bisa jadi dia bukanlah orang yang tepat untuk menerima ketulusan cintamu. Dan Allah telah menyiapkan seseorang lain yang lebih baik dan lebih dapat mencintai dan menghargai ketulusanmu.
Hidup tak berarti kita harus mendapatkan apa yang kita inginkan. Tapi terkadang disaat kita gagal ia memberikan kita kesempatan dan peluang , meraih dan menjadi yang terbaik.

Gagal hari ini adalah peluang yang diberikan-Nya untukmu untuk mendapatkan banyak kebaikan di hari-hari mendatang.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Antara Cinta Dan Sahabat

Keinginanku disaat masa-masa remaja yaitu mencari suatu pengalam tentang cinta….
Kini terlaksanalah sudah saat itu tepatnya aku masih kelas 1 SMP . Jalan pertemuan iu berawal dari perkenalanku dengan GBCW , seorang cowok yang aku kenal dari temanku , YO . Pertemuan terbilang singkat dan juga aku mulai merasakan  getaran cinta itu . Rasa cinta itu mulai menerangi tahta hatiku yang telah lama ditinggal pergi oleh seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidupku dulu . Yang sampai saat inipun belum bisa melupakannya.

Tak peduli pagi , siang ,  malam aku membayangkan dan selalu memikirkannya . Namun semenjak GBCW hadir untuk mengisi hari-hariku membuat aku terlelap akan keterpurukan hatiku selama ini.

Keesokan harinya aku bertemu dengan sahabatku . Aku cerita semua hal termasuk hadirnya GBCW yang selama ini yang membuatku bahagia   dan semua yang  terjadi pada diriku . Karena sahabatkulah orang yang kupercaya seutuhnya dan selalu ada untukku.

Awal semester dua itu aku mendengar kabar bahwa GBCW juga mempunyai rasa yang sama denganku . Aku belum pernah merasa sebahagia ini , aku begitu merasa sangat beruntung bisa dicintai oleh orang yang kucintai . GBCW begitu indah di mataku yang membuaku lupa akan segalanya bila bersamanya. Itu yang membuat tahta hatiku dipenuhi oleh cinta. Namun lagi-lagi kenyataan tak berjalan sesuai dengan harapanku.

Pada hari Jum’at , 5 april 2011 akhir semester 2 , GBCW menatapku degan penuh kebencian . GBCW mulai berubah  , GBCW juga tak bersikap manis padaku. Setiap kata-katanya yang menyejukkan hatiku kini terasa mengiris-iris batinku .Apa yang telah kulakukan padanya hingga dia begitu tega padaku . Aku begitu percaya padanya hingga akupun terluka olehnya.

Pada senin , 16  April 2012 tepatnya saat aku kelas 2 SMP perasaan itupun berakhir begitu saja. Pertemuan singkat itu menjadi menyakitkan.  Sahabatpun menjadi pelarian sedih dan kecewa . Tetapi , aku mendengar kabar bahwa GBCW menyukai sahabatku . GBCW telah merenggut persahabatanku .Persahabatan yang telah kubina bertahun-tahun terasa tak berarti lagi . Aku lelah dengan semua ini, hingga aku sempat memutuskan tali persahabatan.
Egoiskah aku . . . . ?
 Memang cinta dan  sahabat  dua hal yang tak mudah untuk dimengerti , kadang  bisa sangat berarti namun bisa membuat luka teramat perih . Aku adalah orang yang berada ditengah-tengah cinta dan sahabat itu.

Selama ini aku terlalu bodoh karena telah jatuh hati  pada orang yang salah. Jatuh hati pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku . Aku  tak begitu saja menyalahkannya . Dia tak patut disalahkan . Dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik untuk mau mengerti akan cintaku padanya.

Dan terlalu naif bila aku kini menyesal telah mengenalnya karena dia aku bisa merasakan hal- hal indah walaupun hanya sekejap. Hingga aku tidak menyadari bahwa sahabatkupun juga merasakan perih yang kurasa.

Ya ALLAH seharusnya aku tidak pernah hadir diantara mereka, bila akhirnya luka ini yang kurasa . Andai saja kusadari dari awal , andai saja kulebih mengerti mereka , andai saja aku tidak jatuh hati pada GBCW orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih , ku dapat mengerti . Taka da gunanya aku bertahan disisimu , insyaallah aku bisa merelakan GBCW dengannya. Karena ternya GBCW lebih menginginkan dia bersamanya . Mengisi hari-harinya dan mungkin kebahagiaan GBCW ada padanya.

Jujur aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu . Aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku  disini begitu tulus mencintimu dan aku selalu berusaha untuk mengerti dirimu . Kn selalu menanti dan menata hati ini lagi hingga bayangmu pergi hingga taka da lagi luka yang kurasa. Hingga taka da lagi luka yang kurasa dan merasa sakit hati lagi.

Akankah sakit hati ini akan terganti saat aku melihat kebahagiaan mereka ? . Namun aku berusahan tegar menjalani hari-hariku . Aku kan selalu tersenyum hingga kau kau bisa bahagia bersama sahabatku. Walaupun aku merasa pedih yang amat dalam . Kisahku dan dia dulu tak kan pernah kulupakan , dia tetap sahabatku. Percayalah dengan sisa kesedihanku ini.

Ku masih bisa bertahan hingga kelak kau mengerti  bahwa aku memang mencintaimu, aku memang mencintaimu tapi aku aku tak rela tersakiti olehmu hari ini , esok dan sampai kapanpun.


Kini dalam setiap har-hariku , aku berada dalam kesendirian. Aku hanya bisa berharap aku akan memiliki cintaku lagi. Memiliki dia yang telah pergi karena aku kan selalu mengenangnya dalam hatiku. Karena ia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut dalam hatiku dengan cintanya yang sesaat dan buat sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
CINTA SAHABAT YANG TAK TERUNGKAP

Dear sahabat

Saat merindukanmu , aku tak bisa melakukan apapun kecuali mengambil sesobek kertas dan menuliskan perlahan surat-surat tentang dirimu .  Aku tak pernah berharap surat-surat ini bisa sampai ke tempatmu . Bahkan anginpun enggan menerbangkan surat ini padamu.

Andai keajaibanku terjadi dan kau akhirnya bisa membaca semua tulisan ini . Aku bisa membayangkan bagaimana tanggapanmu saat kau membaca surat ini . Dahimu akan berkerut dan kedua alismu akan bersatu. Aku yakin itu , kaupun aku menyesal  karena Tuhan telah memberimu  kesempatan untuk bersahabat denganku setelah kau benar-benar membaca habis suratku ini.

Aku hanya ingin menjelaskan padamu beberapa kalimat yang tak penting yang nantinya kau sesalkan pernah terucap dari bibirku. Aku tak sekedar menyayangimu. Tapi aku juga mencintaimu sahabatku . Maaf, maafkan aku atas semua perasaan ini . Tapi setiap kali aku melarang hati ini untuk tidak mencintaimu , menyayangimu hati ku semakin sakit . Sangat sakit .Bahkan serasa menghancurkan sebagian dari jantungku.


Asal kau tau , aku selalu benci setiap aku merasakan darahku berdesir-desir cepat setiap aku ada didekatmu . Aku benci bahwa aku merasa tentram ,melihat kau senyum untukku. Aku benci aku merasa  damai setiap menatap matamu . Aku benci merasa sakit ketika kau sebut nama perempuan lain didepanku . Aku sangat benci merasakan perasaan cinta  yang menjadi-jadi padamu. Pada malam 31 Desember 2010 saat hujan membasahi kita berdua.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Makalah

Mengevaluasi Perang Melawan Penjajahan Kolonial Hindia - Belanda





Nama Kelompok 5 :
Ananda Putri Al Ghufroni  [03]
Bayu Aprilia                   [05]
Mega Rahmatika              [15]
Supaidatul Jannah           [33]
Pinky Alvi Wiyono Putro   [24]

Kelas XI MM I



A.Pattimura Angkat Senjata
Maluku dengan rempah-rempahnya memang bagaikan ‘mutiara dari timur’ , yang senantiasa diburu oleh orang orang Barat. Namun kekuasaan orang-orang Barat telah merusak tata ekonomi dan pola perdagangan bebas yang telah lama berkembang di Nusantara. Pada masa pemerintahan Inggris di bawah Raffles keadaan Maluku relative lebih tenang karena Inggris bersedia membayar hasil bumi rakyat Maluku. Kegiatan kerja rodi mulai dikurangi . Bahkan Para pemuda Maluku juga diberi kesempatan untuk bekerja pada dinas angkatan perang Inggris. Tetapi pada pemerintahan colonial Belanda , keadaan  kembali berubah . Kegiatan monopoli di Maluku semakin diperketat . Dengan demikian beban rakyat semakin berat. Sebab selain penyerahan wajib , masih juga dikenai kewajiban kerja paksa , penyerahan ikan asin , dendeng dan kopi. Kalau ada penduduk yang melanggar akan ditindak tegas.

Kedatangan bangsa Belanda di Kepulauan Maluku dan pendirian persekutuan dagang VOC hingga pemberlakuan sistem monopoli perdagangan banyak menimbulkan penderitaan, kegelisahan, dan permusuhan untuk rakyat Maluku. Penindasan VOC terhadap rakyat Maluku terasa semakin berat, apalagi ketika sistem monopoli diawasi dengan pelayaran Hongi dan diberlakukannya hak esktirpasi*.
Pada bulan Mei 1817, meletus perlawanan rakyat Maluku di Saparua yang dipimpin oleh Thomas Mattulessy atau Kapitan Pattimura. Pattimura, memiliki nama asli Thomas Matulessy (lahir di Hualoy, Hualoy, Seram 


Selatan, Maluku, 8 Juni 1783). .Ia adalah putra Frans Matulesi dengan Fransina Silahoi. Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau merupakan nama orang di negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan.Dia adalah pemimpin yang dianggap memiliki kharisma. Sifat-sifat itu melekat dan berproses turun-temurun. Walaupun kemudian mereka sudah memeluk agama, namun secara genealogis/silsilah/keturunan adalah turunan pemimpin atau kapitan. Dari sinilah sebenarnya sebutan "kapitan" yang melekat pada diri Pattimura itu bermula. Sebelum melakukan perlawanan terhadap VOC ia pernah berkarier dalam militer sebagai mantan sersan Militer Inggris. Pada tahun 1816 pihak Inggris menyerahkan kekuasaannya kepada pihak Belanda dan 

kemudian Belanda menetrapkan kebijakan politik monopoli, pajak atas tanah (landrente), pemindahan penduduk serta pelayaran Hongi (Hongi Tochten),  Kedatangan kembali kolonial Belanda pada tahun 1817 mendapat tantangan keras dari rakyat.

Hal ini disebabkan karena kondisi politik, ekonomi, dan hubungan kemasyarakatan yang buruk selama dua abad. Rakyat Maluku akhirnya bangkit mengangkat senjata di bawah pimpinan Kapitan Pattimura Maka pada waktu pecah perang melawan penjajah Belanda tahun 1817, Raja-raja Patih, Para Kapitan, Tua-tua Adat dan rakyat mengangkatnya sebagai pemimpin dan panglima perang karena berpengalaman dan memiliki sifat-sfat kesatria (kabaressi). Sebagai panglima perang, Kapitan Pattimura mengatur strategi perang bersama pembantunya.
Benteng kompeni Duurstede di Saparua diserbu dan direbut rakyat Maluku hingga banyak pasukan dan penghuni di benteng terbunuh.

Perlawanan  rakyat  Maluku berikutnya meluas hingga ke Ambon dan ke pulau-pulau sekitarnya, yang berlangsung hingga beberapa bulan lamanya dan dikuasai oleh rakyat yang dipimpin oleh Kapitan Pattimura, Anthony Rybok, Paulus-Paulus Tiahahu, Martha Christina Tiahahu, Latumahina, Said Perintah, dan Thomas Pattiwael.

Pasukan Belanda mengalami kewalahan dalam menghadapi perlawanan rakyat Pattimura hingga pada bulan Juli 1817 dan bulan September 1817, Belanda mendatangkan pasukan Kompeni dari Ambon yang dipimpin oleh Kapten Lisnet.

Pada bulan Oktober 1817, pasukan Belanda mulai menyerang rakyat Maluku secara besar-besaran hingga dapat memadamkan perlawanan rakyat dan menangkap Kapitan Pattimura (tahun 1817) yang kemudian dihukum mati pada tanggal 16 Desember 1817.

Sebelum menghadapi eksekusi hukuman gantung, Pattimura masih sempat memberi semangat perlawanan terhadap rakyat Maluku, yaitu "Pattimura tua boleh mati, tetapi akan muncul Pattimura-Pattimura muda."

* Salah satu contoh bentuk pelaksanaan hak ekstirpasi adalah penanaman pohon cengkih yang hanya boleh dilakukan di Pulau Ambon dan sekitarnya, serta penanaman pohon pala yang hanya boleh dilakukan di Pulau Banda.


B. Perang Padri

Perang Padri adalah peperangan yang berlangsung di daerah Minangkabau (Sumatra Barat) dan sekitarnya terutama di kerajaan Pagaruyung dari tahun 1803 hingga 1838.

Perang ini merupakan peperangan yang pada awalnya akibat pertentangan dalam masalah agama sebelum berubah menjadi peperangan melawan penjajahan.
Istilah Padri berasal dari kata Pidari atau Padre, yang berarti ulama yang selalu berpakaian putih. Para pengikut gerakan padri biasanya memakai jubah putih. Sedangkan kaum adat memakai pakaian hitam.

Selain itu juga ada yang berpendapat bahwa disebut gerakan Padri karena para pemimpin gerakan ini adalah orang Padari, yaitu orang-orang yang berasal dari Pedir yang telah naik haji ke Mekah melalui pelabuhan Aceh yaitu Pedir.
Adapun tujuan dari gerakan Padri adalah memperbaiki masyarakat Minangkabau dan mengembalikan mereka agar sesuai dengan ajaran Islam yang murni yang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Gerakan ini mendapat sambutan baik di kalangan ulama, tetapi mendapat pertentangan dari kaum adat. (Mawarti, Djoened PNN, 1984:169).
Sebab Awal Terjadinya Perang Padri
             Pada awalnya perang Padri disebabkan pertentangan antara golongan Adat dengan golongan Padri. Masing-masing berusaha untuk merebut pengaruh di masyarakat.
             Kaum adat adalah orang-orang yang masih teguh dalam mempertahankan adat didaerahnya sehingga mereka tidak berkenan dengan pembaharuan yang dibawa oleh kaum Padri. Agama Islam yang dijalankan kaum adat sudah tidak murni, tetapi telah terkontaminasi atau telah terkontaminasi dengan budaya setempat.
            Kaum Padri adalah golongan yang berusaha menjalankan Agama Islam secara murni sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist.
Setealah kaum Adat mengalami kekalahan, mereka meminta bantuan kepada Belanda yang akhirya konflik ini berkembang menjadi konflik antara kaum Padri dengan Belanda.



Ilustrasi Perang Padri sumber : wikipedia

Periodesasi Gerakan Padri
Secara umum perang Padri dibagi dalam dua periode yaitu :
a. Periode 1803 – 1821 (Perang antara Kaum Padri Melawan kaum Adat)
    1.) Sebab terjadinya Perang
           Pada tahun 1803, Minangkabau kedatangan tiga orang yang telah menunaikan ibadah haji di Mekah, yaitu: H. Miskin dari pantai Sikat, H. Sumanik dari Delapan Kota, dan H. Piabang dari Tanah Datar. Di Saudi Arabia mereka memperoleh pengaruh gerakan Wahabi, yaitu gerakan yang bermaksud memurnikan agama Islam dari pengaruh-pengaruh yang tidak baik. Mereka yang hendak menyebarkan aliran Wahabi di Minangkabau menamakan dirinya golongan Paderi (Kaum Pidari).
Perang Padri dimulai dengan munculnya pertentangan sekelompok ulama yang dijuluki kaum Padri terhadap kaum Adat karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang marak dilakukan oleh kalangan masyarakatdi kawasan Kerajaan Pagaruyung dan sekitarnya. Kebiasaan buruk yang dimaksud sepertiperjudian, penyabungan ayam, penggunaan madat, minuman keras, tembakau, sirih, dan juga aspek hukum adat matriarkat mengenai warisan, serta longgarnya pelaksanaan kewajiban ritual formal agama Islam. kebiasaan ini semakin meluas dan mempengaruhi kaum mudanya.
            Ternyata aliran wahabi ini ditentang oleh Kaum Adat (ajaran Islam yang bercampur dengan adat setempat) yang terdiri dari pemimpin-pemimpin adat dan golongan bangsawan.
            Pertentangan antara kedua belah pihak itu mula-mula akan diselesaikan secara damai, tetapi tidak terdapat persesuaian pendapat. Akhirnya Tuanku Nan Renceh menganjurkan penyelesaian secara kekerasan sehingga terjadilah perang saudara yang bercorak keagamaan dengan nama Perang Padri (1803 – 1821).
    2.) Jalanya Perang
            Perang saudara ini mula-mula berlangsung di Kotalawas. Selanjutnya menjalar ke daerah-daerah lain. Pada mulanya kaum Paderi dipimpin Datuk Bandaro melawan kaum Adat di bawah pimpinan Datuk Sati. Karena Datuk Bandaro meninggal karean terkena racun, selanjutnya perjuangan kaum Padri dilanjutkan oleh Muhammad Syahab atau Pelo (Pendito) Syarif yang kemudian dikenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol karena berkedudukan di Bonjol. Tuanku Imam merupakan anak dari Tuanku Rajanuddin dari Kampung Padang Bubus, Tanjung Bungo, daerah Lembah Alahan Pajang.
            Dalam perang itu, kaum Padri mendapat kemenangan di mana-mana. Sejak tahun 18815 kedudukan kaum Adat makin terdesakkarena keluarga kerajaan Minangkabau terbunuh di Tanah Datar, sehingga kaum Adat (penghulu) dan keluarga kerajaan yang masih hidup meminta bantuan kepada Inggris (di bawah Raffles yang saat itu masih berkuasa di Sumatera Barat).
          Karena Inggris segera menyerahkan Sumatera Barat kepada Belanda, maka kaum Adat meminta bantuan kepada Belanda, dengan janji kaum Adat akan menyerahkan kedaulatan seluruh Minangkabau (10 Februari 1821). Permintaan itu sangat menggembirakan Belanda yang memang sudah lama mencari kesempatan untuk meluaskan kekuasaannya ke daerah tersebut.
   3.) Pemimipin yang terlibat
• Kaum Pidari dipimpin oleh Datuk Bandaro, Datuk Malim Basa,Tuanku Imam Bonjol Tuanku Pasaman, Tuanku Nan Renceh, dan Tuanku Nan Cerdik.
• Kaum Adat dipimpin oleh Datuk Sati.


b. Periode 1821 – 1838 (Perang antara Kaum Padri Melawan Belanda)
          Sejak disetujuinya perjanjian antar kaum adat dengan Belanda mengenai penyerahan kerajaan Minangkabau kepada Belanda pada tanggal 10 Februari 1821, hal ini menjadi tanda dimulainya keikutsertaan Belanda dalam melawan kaum Padri.
Dalam perang antara kaum Padri melawan Belanda, jalanya perang dibagi menjadi tiga periode:
1.) Periode I (Tahun 1821 – 1825)
            Periode pertama ini ditandai dengan meletusnya perlawanan di seluruh daerah Minangkabau. Di bawah pimpinan Tuanku Pasaman, kaum Paderi menggempur pos-pos Belanda yang ada di Semawang, Sulit Air, Sipinan, dan tempat-tempat lain. Pertempuran menimbulkan banyak korban di kedua belah pihak. Tuanku Pasaman, kemudian mengundurkan diri ke daerah Lintau, sebaliknya Belanda yang telah berhasil menguasai lembah Tanah Datar, mendirikan benteng pertahanan di Batusangkar ( Fort Van den Capellen) dan Benteng Fort de Kock di Bukittinggi.
Ternyata Belanda hanya dapat bertahan di benteng-benteng itu saja. Daerah luar benteng masih tetap dikuasai oleh kaum Pidari. Belanda mengalami kekalahan di mana-mana, bahkan pernah mengalami kekalahan total di Muara Palam dan di Sulit Air.
             Untuk itu, Belanda mulai mendekati kaum Padri ntuk melakukan perdamaian dan pada tanggal 22 Januari 1824 Belanda berhasil mengadakan perdamaian dengan kaum Padri di Masang dan di daerah VI Kota, isinya: kedua belah pihak akan mentaati batasnya masing-masing. Adanyaperundingan ini sebenaranya hanya menguntungkan pihak Belanda untk menunda waktu guna memperkuat diri.
Setelah berhasil memperkuat pertahannanya, Belanda tidak mau mentaati perjanjian dan dua bulan kemudian Belanda meluaskan daerahnya.
2.) Periode II (Tahun 1825 – 1830)
             Pada periode ini ditandai dengan meredanya pertempuran. Kaum Padri perlu menyusun kekuatan, sedangkan pihak Belanda dalam keadaan sulit, sebab baru memusatkan perhatiannya dan pengeriman pasukan untuk menghadapi perlawanan Diponegoro di Jawa Tengah.
               Belanda mencari akal agar dapat berdamai dengan kaum Padri. Dengan perantaraan seorang bangsa Arab yang bernama Said Salima ‘Ijafrid, Belanda berhasil mengadakan perdamaian dengan kaum Padri tanggal 15 November 1825 di Padang, yang isinya:
• Kedua belah pihak tidak akan saling serang menyerang.
• Kedua belah pihak saling melindungi orang-orang yang sedang pulang kembali dari pengungsian.
• Kedua belah pihak akan saling orang-orang yang sedang dalam perjalanan dan berdagang.
• Belanda akan mengakui kekuasaan Tuanku-Tuanku di Lintau, Limapuluhkota, Telawas dan Agam.
3.) Periode III (Tahun 1830-1838)
              Periode ketiga ini ditandai dengan perlawanan di kedua belah pihak makin menghebat. Perang Diponegoro di Jawa Tengah telah dapat diselesaikan Belanda dengan tipu muslihatnya. Perhatiannya lalu dipusatkan lagi ke Minangkabau. Maka berkobarlah Perang Padri periode ketiga.
Belanda telah mengingkari Perjanjian Padang. Pertempuran mulai berkobar di Naras daerah Pariaman. Naras yang dipertahankan oleh Tuanku Nan Cerdik diserang oleh Belanda sampai dua kali tetapi tidak berhasil. Setelah Belanda menggunakan senjata yang lebih lengkap di bawah pimpinan Letnan Kolonel Elout yang dibantu Mayor Michiels, Naras dapat direbut oleh Belanda. Tuanku Nan Cerdik menyingkir ke Bonjol, selanjutnya daerah-daerah kaum Pidari dapat direbut oleh Belanda satu demi satu, sehingga pada tahun 1832 Bonjol dapat dikuasai oleh Belanda.
            Pada tahun 1832, Tuanku Imam Bonjol berdamai dengan Belanda. Akan tetapi ketenteraman itu tidak dapat berlangsung lama, karena rakyat diharuskan:
• Membayar cukai pasar dan cukai mengadu ayam.
• Kerja rodi untuk kepentingan Belanda.
Dengan hal-
hal tersebut di atas, sadarlah kaum Adat dan kaum Padri bahwa sebenarnya mereka itu hanya diperalat oleh Belanda. Perasaan nasionalisme mulai timbul dan menjiwai mereka masing-masing. Selanjutnya terjadilah perang nasional melawan Belanda. Pada tahun 1833 seluruh rakyat Sumatera Barat serentak menghalau Belanda. Bonjol dapat direbut kembali dan semua pasukan Belanda di dalamnya dibinasakan. Karena itu Belanda mulai mempergunakan siasat adu domba (devide et empera).
 Dikirimkanlah Sentot beserta pasukan-pasukannya yang menyerah kepada Belanda waktu Perang Diponegoro keSumatera Barat untuk berperang melawan orang-orang sebangsanya sendiri. Tetapi setelah Belanda mengetahui bahwa Sentot mengadakan hubungan dengan kaum Padri secara rahasia, Belanda menjadi curiga. Pasukan Sentot ditarik kembali ke Batavia dan Sentot diasingkan ke Bengkulu.
Untuk mengakhiri Perang Padri itu, Belanda berusaha menarik hati para raja di Minangkabau dengan cara mengeluarkan Plakat Panjang (1833) yang isinya:
1. Penduduk dibebaskan dari pembayaran pajak berat dan pekerjaan rodi.
2. Perdagangan hanya dilakukan dengan Belanda saja.
3. Kepala daerah boleh mengatur pemerintahan sendiri, tetapi harus menyediakan sejumlah orang untuk menahan musuh dari dalam atau dari luar negeri.
4. Para pekerja diharuskan menandatangani peraturan itu. Mereka yang melanggar peraturan dapat dikenakan sanksi.


Akhir Perang Padri                                            
        Di tahun 1835 kaum Padri di Bonjol mulai mengalami kemunduran, hal tersebut disebabkan ditutupnya jalan-jalan penghubung dengan daerah lain oleh paskan Belanda. Pada tanggal 11-16 Juni 1835 sayap kanan pasukan Belanda berhasil menutup jalan yang menghubungkan benteng Bonjol dengan daerah barat dan menembaki benteng Bonjol.
          Setelah daerah-daerah sekitar Bonjol dapat dikuasai oleh Belanda,. Membaca situasi yang gawat ini, pada tanggal 10 Agustus 1837, Tuanku Imam Bonjol menyatakan bersedia untuk berdamai. Belanda mengharapkan bahwa perdamaian ini disertai dengan penyerahan. Tetapi Belanda menduga bahwa ini merupakan siasat dari Tuanku Imam Bonjol guna mengulur waktu, agar dapat mengatur pertahanan lebih baik, yaitu membuat lubang yang menghubungkan pertahanan dalam benteng dengan luar benteng, di samping untuk mengetahui kekuatan musuh di luar benteng.
Kegagalan perundingan ini menyebabkan berkobarnya kembali pertempuran pada tanggal 12 Agustus 1837. Belanda memerlukan waktu dua bulan untuk dapat menduduki benteng Bonjol, yang didahului dengan pertempuran yang sengit. Meriam-meriam Benteng Bonjol tidak banyak menolong, karena musuh berada dalam jarak dekat. Perkelahian satu lawan satu tidak dapat dihindarkan lagi. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak. Pasukan Padri terdesak dan benteng Bonjol dapat dimasuki oleh pasukan Belanda.
           Pada tanggal 25 Oktober 1837 Tuanku Imam Bonjol beserta sisa pasukannya menyerah kepada Belanda. Tuanku Imamm Bonjol kemudian dibuang ke Cianjur, Jawa Barat. Pada tanggal 19 Januari 1839 dibuang ke Ambon, lalu pada tahun 1841 dipindahkan ke Manado hingga meninggal dunia pada tanggal 6 November 1864.
Walaupun Tuanku Imam Bonjol telah menyerah tidak berarti perlawanan kaum Padri telah dapat dipadamkan. Perlawanan masih terus berlangsung dipimpin oleh Tuanku Tambusi, namun Tuanku Tambusi berhasil dikalahkan oleh Belanda pada tanggal 28 Oktober 1838.
            Dengan demikian, secara umum perlawanan kaum Padri dapat dipatahkan pada akhir tahun 1838. Maka kekuasaan Belanda mulai sejak itu ternanam di Sumatra Barat.

C.Perang Diponegoro

          Praktik
kolonialisme dan imperialisme yang dilakukan bangsa Belanda di Nusantara telah menimbulkan penderitaan bagi rakyat pribumi. Hal tersebut mengakibatkan berbagai bentuk perlawanan bersenjata yang dilakukan rakyat di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah perlawanan yang dilakukan oleh Pangeran Diponegoro. Perang Diponegoro disebut-sebut sebagai perlawanan rakyat terbesar di Pulau Jawa selama pemerintahan kolonial Belanda. Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu antara tahun 1825-1830 dan diperkirakan memakan korban hampir 200.000 dari kedua belah pihak.
Pangeran Diponegoro adalah seorang bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta dan merupakan putra Sultan Hamengkubuwono III. Pada zamannya, wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram khususnya Kesultanan Yogyakarta menjadi semakin sempit karena banyak daerah yang di ambil alih oleh pemerintah kolonial Belanda. Di lingkungan istana Yogyakarta sendiri terdapat dua golongan, satu golongan berpihak kepada pemerintah kolonial Belanda, sementara pihak lain menentang pemerintah Belanda. Pangeran Diponegoro merupakan salah satu bangsawan yang menentang kolonial Belanda karena telah melihat berbagai penindasan yang mereka lakukan kepada rakyat. Beliau akhirnya lebih memilih untuk mengasingkan diri dari istana dan menetap di Desa Tegalrajo, Yogyakarta. Di Desa inilah Pangeran Diponegoro menjalani hidup sebagai rakyat biasa namun diam-diam mulai menyusun kekuatan untuk melawan Belanda.

Penyebab Perang Diponegoro

1. Semakin menyempitnya daerah kekuasaan Kesultanan Yogyakarta.
2. Penderitaan rakyat akibat kerja rodi dan diberlakukannya berbagai macam pajak.
3. Tindakan Belanda yang sering ikut campur dalam urusan pemerintahan Kesultanan Yogyakarta.
4. Masuknya budaya barat yang bertentangan dengan Islam dan budaya setempat.
5. Munculnya beberapa pejabat istana yang berkhianat dan mendukung Belanda.
6. Dibongkarnya makam leluhur Pangeran Diponegoro secara sepihak oleh Belanda.

Bermula dari insiden anjir
Sejak tahun 1823, Smissaert diangkat sebagai residen di Yogyakarta. Tokoh Belanda ini dikenal sebagai tokoh yang sangat anti terhadap Pangeran Diponegoro. Oleh karena itu, Smissaert bekerja sama dengan Patih Danurejo berusaha menyingkirkan Pangeran Diponegoro dari istana Yogyakarta. Pada suatu hari di tahun 1825 Smissaert dan Patih Danurejo dalam rangka membuat jalan baru memerintahkan anak buahnya untuk memasang anjir (pancang/patok). Secara sengaja pemasangananjir ini melewati pekarangan milik Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa izin. Pangeran Diponegoro memerintahkan rakyat untuk mencabuti anjir tersebut. Kemudian Patih Danurejo memerintahkan memasang kembali anjir-anjir itu dengan dijaga pasukan Macanan (pasukan pengawal kepatihan). Dengan keberaniannya pengikut Pangeran Diponegoro mencabuti anjir/patok-patok itu dan digantikannya dengan tombak-tombak mereka. Berawal dari insiden anjir inilah meletus Perang Diponegoro.
Kala itu tanggal 20 Juli 1825 sore hari, rakyat Tegalreja berduyun-duyun berkumpul di dalem Tegalreja dengan membawa berbagai senjata seperti pedang, tombak, lembing dan lain-lain. Mereka menyatakan setia kepada Pangeran Diponegoro dan mendukung perang melawan Belanda. Belanda datang dan mengepung dalem Tegalreja. Pertempuran sengit antara pasukan Diponegoro dengan serdadu Belanda tidak dapat dihindarkan. Tegalreja dibumi hangus. Dengan berbagai pertimbangan, Pangeran Diponegoro dan pasukannya menyingkir ke arah selatan ke Bukit Selarong.
Pangeran Diponegoro adalah pemimpin yang tidak individualis. Beliau sangat memperhatikan keselamatan anggota keluarga dan anak buahnya. Sebelum melanjutkan perlawanan Pangeran Diponegoro harus mengungsikan anggota keluarga, anak-anak dan orang-orang yang sudah lanjut usia ke Dekso (daerah Kulon Progo). Untuk mengawali perlawanannya terhadap Belanda Pangeran Diponegoro membangun benteng pertahanan di Gua Selarong. Dalam memimpin perang ini Pangeran Diponegoro mendapat dukungan luas baik masyarakat, para punggawa kerajaan dan para bupati. Tercatat 15 dari dari 29 pangeran dan 41 dari 88 bupati bergabung dengan Pangeran Diponegoro.

Mengatur strategi dari Selarong
Dari Selarong, Pangeran Diponegoro menyusun strategi perang. Dipersiapkan beberapa tempat untuk markas komando cadangan. Kemudian Pangeran Diponegoro menyusun langkah-langkah. (1). Merencanakan serangan ke keraton Yogyakarta dengan mengisolasi pasukan Belanda dan mencegah masuknya bantuan dari luar. (2). Mengirim kurir kepada para bupati atau ulama agar mempersiapkan peperangan melawan Belanda. (3) Menyusun daftar nama bangsawan, siapa yang sekiranya kawan dan siapa lawan. (4). Membagi kawasan Kesultanan Yogyakarta menjadi beberapa mandala perang, dan mengangkat para pemimpinnya. Pangeran Diponegoro telah membagi menjadi 16 mandala perang, misalnya: Yogyakarta dan sekitarnya di bawah komando Pangeran Adinegoro (adik Diponegoro) diangkat sebagai patih dengan gelar Suryenglogo. Bagelen diserahkan kepada Pangeran Suryokusumo dan Tumenggung Reksoprojo. Perlawanan di daerah Kedu diserahkan kepada Kiai Muhammad Anfal dan Mulyosentiko. Bahkan di daerah Kedu Pangeran Diponegoro juga mengutus Kiai Hasan Besari mengobarkan Perang Sabil untuk memperkuat pasukan yang telah ada. Pangeran Abubakar didampingi Pangeran Muhammad memimpin perlawanan di Lowanu. Perlawanan di Kulon Progo diserahkan kepada Pangeran Adisuryo dan Pangeran Somonegoro. Yogyakarta bagian utara dipimpin oleh Pangeran Joyokusumo. Yogyakarta bagian timur diserahkan kepada Suryonegoro, Somodiningrat, dan Suronegoro. Perlawanan di Gunung Kidul dipimpin oleh Pangeran Singosari. Daerah Plered dipimpin oleh Kertopengalasan. Daerah Pajang diserahkan kepada Warsokusumo dan Mertoloyo, dan daerah Sukowati dipimpin oleh Tumenggung Kertodirjo dan Mangunnegoro. Gowong dipimpin oleh Tumenggung Gajah Pernolo. Langon dipimpin oleh Pangeran Notobroto Projo. Serang dipimpin oleh Pangeran Serang.
Sebagai pucuk pimpinan Pangeran Diponegoro didampingi oleh Pangeran Mangkubumi (paman Pangeran Diponegoro), Ali Basyah Sentot Prawirodirjo sebagai panglima muda, dan Kiai Mojo bersama murid-muridnya. Nyi Ageng Serang yang sudah berusia 73 tahun bersama cucunya R.M. Papak bergabung bersama pasukan Pangeran Diponegoro. Nyi Ageng Serang (nama aslinya R.A. Kustiah Retno Edi), sejak remaja sudah anti terhadap Belanda dan pernah membantu ayahnya (Panembahan Serang) untuk melawan Belanda.
Pada tahun-tahun awal Pangeran Diponegoro mengembangkan semangat “Perang Sabil”, perlawanannya berjalan sangat efektif. Pusat kota dapat dikuasai. Gerakan pasukan Pangeran Diponegoro bergerak ke timur dan dapat menaklukan Delanggu dalam rangka menguasai Surakarta namun, pasukan Pangeran Diponegoro dapat ditahan oleh pasukan Belanda di Gowok. Secara umum dapat dikatakan pasukan Pangeran Diponegoro mendapatkan banyak kemenangan. Beberapa pos pertahanan Belanda dapat dikuasai. Untuk memperkokoh kedudukan Pangeran Diponegoro, oleh para ulama dan pengikutnya ia dinobatkan sebagai raja dengan gelar: Sultan Abdulhamid Herucokro (Sultan Ngabdulkamid Erucokro).

Perluasan perang di berbagai daerah
Perlawanan Pangeran Diponegoro terus meningkat. Beberapa pos pertahanan Belanda dapat dikuasai. Pergerakan pasukan Pangeran Diponegoro meluas ke daerah Banyumas, Kedu, Pekalongan, Semarang dan Rembang. Kemudian ke arah timur meluas ke Madiun, Magetan, terus Kediri dan sekitarnya. Perang yang dikobarkan oleh Pangeran Diponegoro telah mampu menggerakkan kekuatan di seluruh Jawa. Oleh karena itu, Perang Diponegoro sering dikenal dengan Perang Jawa. Semua kekuatan dari rakyat, bangsawan dan para ulama bergerak untuk melawan kekejaman Belanda.
Menghadapi perlawanan Diponegoro yang terus meluas itu, Belanda berusaha meningkatkan kekuatannya. Beberapa komandan tempur dikirim ke berbagai daerah pertempuran. Misalnya Letkol Clurens dikirim ke Tegal dan Pekalongan, kemudian Letkol Diell ke Banyumas. Jenderal de Kock sebagai pemimpin perang Belanda berusaha meningkatkan kekuatannya. Untuk menambah kekuatan Belanda, juga didatangkan bantuan tentara Belanda dari Sumatera Barat.
Belanda berusaha menghancurkan pos-pos pertahanan pasukan Pangeran Diponegoro. Sasaran pertama Belanda yaitu pos pertahanan Pangeran Diponegoro di Gua Selarong. Tanggal 4 Oktober 1825 pasukan Belanda menyerang pos tersebut. Tetapi ternyata pos Gua Selarong sudah kosong. Ini memang sebagai bagian strategi Pangeran Diponegoro. Pos pertahanan Diponegoro sudah dipindahkan ke Dekso di bawah pimpinan Ali Basyah Sentot Prawirodirjo. Pada tahun 1826 pasukan Ali Basyah Sentot Prawirodirjo ini berhasil mengalahkan tentara Belanda di daerah-daerah bagian barat (Kulo Progo dan sekitarnya). Sementara itu di Gunung Kidul pasukan Diponegoro yang dipimpin oleh Pangeran Singosari juga mendapatkan berbagai kemenangan. Benteng pertahanan Belanda di Prambanan juga berhasil diserang oleh pasukan Diponegoro di bawah pimpinan Tumenggung Suronegoro. Plered sebagai pos pertahanan Diponegoro juga sering mendapat serangan Belanda. Namun dapat dipertahankan oleh pasukan Diponegoro di bawah Kertopengalasan.
Seperti telah diterangkan di atas bahwa perlawanan Pangeran Diponegoro mendapat dukungan luas dari para bupati di mancanegara (istilah mancanegara untuk menyebut daerah-daerah yang umumnya sekarang di luar Yogyakarta). Misalnya terjadi perlawanan sengit di Serang (daerah perbatasan antara Karesidenan Semarang dan Surakarta). Daerah-daerah mancanegara bagian timur terus melakukan perlawanan di bawah para bupatinya, misalnya di Madiun, Magetan, Kertosono, Ngawi, dan Sukowati. Sementara mancanegara bagian barat meluas di wilayah Bagelen, Magelang dan daerah-daerah Karesiden Kedu lainnya.

Benteng Stelsel pembawa petaka
Perlawanan pasukan Pangeran Diponegoro senantiasa bergerak dari pos pertahanan yang satu ke pos yang lain. Pengaruh perlawanan Diponegoro ini semakin meluas. Perkembangan Perang Diponegoro ini sempat membuat Belanda kebingungan. Untuk menghadapi pasukan Diponegoro yang bergerak dari pos yang satu ke pos yang lain, Jenderal de Kock kemudian menerapkan strategi dengan sistem “Benteng Stelsel” atau “Stelsel Benteng”.
Dengan strategi “Benteng Stelsel” sedikit demi sedikit perlawanan Diponegoro dapat diatasi. Dalam tahun 1827 perlawanan Diponegoro di beberapa tempat berhasil dipukul mundur oleh pasukan Belanda, misalnya di Tegal, Pekalongan, Semarang, dan Magelang. Masing-masing tempat dihubungkan dengan benteng pertahanan. Di samping itu Magelang dijadikan pusat kekuatan militer Belanda.
Dengan sistem “Benteng Stelsel” ruang gerak pasukan Diponegoro dari waktu ke waktu semakin sempit. Para pemimpin yang membantu Diponegoro mulai banyak yang tertangkap. Tetapi perlawanan rakyat masih terjadi di beberapa tempat. Pasukan Diponegoro di Banyumeneng harus bertahan dari serangan Belanda. Di Rembang di bawah pimpinan Raden Tumenggung Ario Sosrodilogo, rakyat mengadakan perlawanan di daerah Rajegwesi. Namun perlawanan di Rembang dapat dipatahkan oleh Belanda pada bulan Maret 1828. Sementara itu pasukan Diponegoro di bawah Sentot Prawirodirjo justru berhasil menyerang benteng Belanda di Nanggulan (daerah di Kulon Progo sekarang). Dalam penyerangan ini berhasil menewaskan Kapten Ingen. Peristiwa penyerangan benteng di Nanggulan ini mendapat perhatian para pemimpin tempur Belanda. Pasukan Belanda dikonsentrasikan untuk mendesak dan mempersempitkan ruang gerak pasukan Sentot Prawirodirjo dan kemudian mencoba untuk didekati agar mau berunding. Ajakan Belanda ini berkali-kali ditolaknya. Belanda kemudian meminta bantuan kepada Aria Prawirodiningrat untuk membujuk Sentot Prawirodirjo. Pertahanan hati Sentot Prawirodirjo pun luluh, dan menerima ajakan untuk berunding. Pada tanggal 17 Oktober 1829 ditandatangani Perjanjian Imogiri antara Sentot Prawirodirjo dengan pihak Belanda. Isi perjanjian itu antara lain:
1).Sentot Prawirodirjo diizinkan untuk tetap memeluk agama Islam,
2).Pasukan Sentot Prawirodirjo tidak dibubarkan dan ia tetap sebagai komandannya,
3).Sentot Prawirodirjo dengan pasukannya diizinkan untuk tetap memakai sorban,
4).Sebagai kelanjutan perjanjian itu, maka pada tanggal 24 Oktober 1829 Sentot Prawirodirjo dengan pasukannya memasuki ibu kota negeri Yogyakarta untuk secara resmi menyerahkan diri.
Penyerahan diri atau tertangkapnya para pemimpin pengikut Pangeran Diponegoro, merupakan pukulan berat bagi perjuangan Pangeran Diponegoro. Namun pasukan di bawah komando Diponegoro terus berjuang mempertahankan tanah tumpah darahnya. Pasukan ini bergerak dari pos yang satu ke pos yang lain. Belum ada tanda-tanda perlawanan Diponegoro mau berakhir. Belanda kemudian mengumumkan kepada khalayak pemberian hadiah sejumlah 20.000 ringgit bagi siapa saja yang dapat menyerahkan Pangeran Diponegoro baik dalam keadaan hidup maupun mati. Tetapi nampaknya tidak ada yang tertarik dengan pengumuman itu. 

Jalannya Perang

Saat menghadapi Belanda, Pangeran Diponegoro menggunakan strategi perang gerilya dan memusatkan pertahanannya di Goa Selarong. Penggunaan strategi perang gerilya ini terbukti cukup berhasil karena pasukan Diponegoro mempu mendesak Belanda hingga ke daerah Pacitan.

Belanda yang mulai kewalahan menghadapi perlawanan Pangeran Diponegoro akhirnya menerapkan strategi benteng stelsel, yaitu dengan mendirikan beberapa benteng di daerah yang sudah berhasil dikuasai dan menghubungkan tiap benteng dengan jalan sehingga akan memudahkan komunikasi.

Penggunaan strategi benteng stelsel oleh belanda mampu mempersulit pergerakan pasukan Diponegoro sehingga setiap pasukan hanya bisa bertahan di daerah masing-masing. Banyak pasukan Pangeran Diponegoro yang tertangkap, terbunuh, maupun menyerahkan diri karena terus terdesak. Meskipun terus terdesak, Pangeran Diponegoro bersama para pendukung fanatiknya terus melakukan perlawanan.

Akhir Perang Diponegoro
Tahun 1828, Kiai Mojo salah satu penguasa pendukung Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap oleh Belanda dan di asingkan ke Minahasa sampai wafatnya. Setahun kemudian, Sentot Prawirodirjo menyerah kepada belanda dan bersama pasukannya dikirim ke Sumatera Barat untuk memadamkan perlawanan Tuanku Imam Bonjol. Namun Sentot Prawirodirjo akhirnya ditangkap oleh belanda dan diasingkan ke Bengkulu sampai akhir hayatnya karena ia dan pasukannya malah memihak kepada Tuanku Imam Bonjol.

Meskipun terus terdesak, Pangeran Diponegoro bersama para pendukung fanatiknya terus melakukan perlawanan meski pemerintah Belanda menjanjikan uang sebesar 20.000 ringgit bagi siapa saja yang berhasil menangkapnya hidup atau mati. Jendral De Kock sebagai panglima tertinggi pasukan Belanda terus berupaya membujuk Pangeran Diponegoro agar mau berunding dengan Belanda. Akhirnya Pangeran Diponegoro menerima tawaran tersebut dan perundingan dilaksanakan di Magelang, tanggal 28 Maret 1830. Namun ketika proses perundingan sedang berlangsung, secara licik Belanda menangkap Pangeran Diponegoro. Pangeran Diponegoro kemudian dibawa ke Batavia, kemudian diasingkan lagi ka Manado, lalu dipindahkan ke Makassar sampai beliau wafat pada tanggal 8 Januari 1855. Sejak penangkapan Pangeran Diponegoro secara licik oleh Belanda tersebut, maka berakhir pula lah sejarah panjang Perang Diponegoro yang sangat legendaris tersebut.


Kesimpulan :
A.   Kedatangan bangsa Belanda di Kepulauan Maluku dan pendirian persekutuan    dagang VOC hingga pemberlakuan sistem monopoli perdagangan banyak menimbulkan penderitaan, kegelisahan, dan permusuhan untuk rakyat Maluku. Pada bulan Mei 1817, meletus perlawanan rakyat Maluku di Saparua yang dipimpin oleh Thomas Mattulessy atau Kapitan Pattimura.Tetapi Pada bulan Oktober 1817, pasukan Belanda mulai menyerang rakyat Maluku secara besar-besaran hingga dapat memadamkan perlawanan rakyat dan menangkap Kapitan Pattimura (tahun 1817) yang kemudian dihukum mati pada tanggal 16 Desember 1817.
B.   Padri adalah peperangan yang berlangsung di daerah Minangkabau (Sumatra Barat) dan sekitarnya terutama di kawasan Kerajaan Pagaruyung dari tahun 1803 hingga 1838. Perang ini berawal dari konflik internal antara kaum adat dengan kaum Padri (orang-orang yang ingin meluruskan ajaran Islam).
Perang ini terjadi dalam dua periode, yaitu:
1. Periode I 1803-1821 (Perlawanan kaum Padri dengan kaum Adat)
2. Periode II 1821-1838 (Perlawanan kaum Padri dengan Belanda).
Dalam perang melawan Belanda, dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu:
a) Tahap I 1821-1825 (meningkatnya perlawanan rakyat)
b) Tahap II 1825-1830 (perlawanan menurun, Belanda fokus pada perang Diponegoro di Jawa Tengah)
c) Tahap III 1830-1838 (Kaum Padri mengalami kekalahan)
Akhir dari perang padri ditandai dengan semakin banyaknya wilayah kekuasaan kaum padri yang jatuh ketangan Belanda, selain itu juga menyerahnya Tuanku Imam Bonjol beserta sisa pasukannya menyerah kepada Belanda Pada tanggal 25 Oktober 1837.
Dengan demikian, secara umum perlawanan kaum Padri dapat dipatahkan pada akhir tahun 1838. Maka kekuasaan Belanda mulai sejak itu ternanam di Sumatra Barat.

C.   Perang Diponegoro adalah perang yang berlangsung antara tahun 1825-1830 di daerah Jawa Tengah. Perang ini disebabkan karena pihak Belanda membangun jalan dari Yogyakarta ke Magelang yang melewati makam leluhur pangeran Diponegoro . Dalam peperangan yang berlangsung lima tahun ini dimenangkan oleh pihak Belanda . Setelah kekalahan tersebut pangeran Diponegoro di tangkap dan diasingkan ke Manado dan dipindahkan ke Makassar sampai beliau wafat tanggal 8 Januari 1855.Perang ini juga mengakibatkan banyak korban tewas dari pihak Belanda maupun pribumi.

Daftar Pustaka :
……Sejarah Indonesia XI .Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2014
http://iwak-pithik.blogspot.com/2012/02/sejarah-perang-diponegoro.html
http://www.Perlawanan Pattimura Terhadap Kolonial Belanda (VOC)   Buih Kata.html
http://www.SEJARAH PERANG PATTIMURA   sarisejarah.com - Artikel, materi, dan bank soal sejarah.html






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Copyright 2009 Supaidatul Jannah
Free WordPress Themes designed by EZwpthemes
Converted by Theme Craft
Powered by Free Website Templates
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver